Jl. Pariwisata No. 9, Meninting, Batu Layar, Lombok Barat+62 819-3313-1246[email protected]
Beranda/Properti/Kuta Mandalika

Properti Dijual di Kuta Mandalika

Menampilkan 1–18 dari 90 properti · harga tengah Rp 125 juta per are · halaman 1 dari 5

Sebelum menawar di Kuta Mandalika

Soal nama "Mandalika" yang menempel di mana-mana

KEK Mandalika berpagar dan dikelola ITDC. Sirkuitnya di dalam, dan bidang eceran tidak dipotong dari kawasan itu untuk dijual perorangan. Hampir semua yang dipasarkan sebagai "tanah Mandalika" sebenarnya di luar pagar — Kuta, bukit di atas Tanjung Aan, Gerupuk, Areguling. Lima sampai lima belas kilometer, kadang lebih.

Itu istilah pasar, bukan penipuan; semua orang di pesisir ini memakainya. Jadi masalah kalau tanah di dalam dan di luar pagar dibicarakan seolah sama. Tanyakan posisinya terhadap batas kawasan sebelum membahas apa pun.

Tiga puluh menit dari bandara internasional

Bandara Internasional Lombok di Praya hanya sebentar ke utara dari Kuta — justru lebih dekat ke pesisir ini daripada ke Mataram atau Senggigi. Buat yang berencana menyewakan properti, itu menghapus perpindahan panjang yang biasanya membunuh pemesanan. Tamu mendarat lalu sampai. Tidak ada penyeberangan, tidak ada jadwal kapal.

Bukan satu pantai, tapi deretan teluk yang berbeda-beda

Kuta pusatnya: pasar, kafe, sekolah selancar, dan jalan yang jadi pangkal semua arah. Ke timur ada Tanjung Aan, teluk tapal kuda lebar dengan bukit yang selalu didaki orang untuk berfoto, lalu Gerupuk — kampung nelayan sekaligus titik selancar yang dicapai dengan perahu.

Ke barat jalan menanjak melewati Mawun, teluk dalam yang diapit tanjung, terus ke Selong Belanak dengan pantai landai panjang, tempat kebanyakan orang belajar berselancar di pulau ini. Areguling dan Tampah di antaranya, lebih sepi.

Teluk-teluk itu berjarak dua puluh menit dan rasanya seperti tempat berbeda. Jalan masuk yang menentukan. Teluk indah di ujung jalan rusak tetap murah, dan sebabnya bukan pemandangan.

Kuat untuk usaha penginapan, menantang untuk hunian keluarga

Ini pasar sewa jangka pendek terkuat di Lombok. Musim ombak, kalender balap, dan tamu yang tinggal lama membuat penginapan, surf camp, kafe, dan vila sewa terisi hampir sepanjang tahun.

Untuk tempat tinggal permanen, pertimbangkan dulu: sekolah dan rumah sakit ada di Praya atau Mataram, bukan di sini. Gantinya kota kecil yang bisa dijalani kaki, ombak sepuluh menit, dan lingkungan yang mudah dimasuki pendatang.

Tiga pertanyaan yang menentukan proyek di pesisir ini

Air dulu — beberapa punggung bukit di sini kering dan harus bor dalam; tanya tetangga, jangan tanya penjual. Kedua akses: jalan menuju bidang itu tercantum di sertifikat, atau sekadar kebiasaan yang selama ini dibolehkan. Ketiga zonasi, karena tidak semua bidang berpemandangan laut boleh dibangun penginapan, dan itu diperiksa di dinas tata ruang.